Pengertian CPU
Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris: CPU, singkatan dari Central Processing Unit), merujuk kepada perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat lunak. Istilah lain, pemroses (processor), sering digunakan untuk menyebut UPS. Adapun mikroprosesor adalah UPS yang diproduksi dalam sirkuit terpadu, seringkali dalam sebuah paket sirkuit terpadu - tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970, mikroprosesor sirkuit terpadu - tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan UPS.
Bagan-Bagian CPU
1.HARDISK
Alat ini merupakan tempat menyimpan data pada CPU. Jika hardisk dibuka, maka di dalamnya terlihat piringan logam sebagai tempat menulis data. Kecepatan putarannya bervariasi, ada yang 5400 rpm bahkan ada yang sampai 7200 rpm. Kemampuan sebuah hardisk biasanya ditentukan oleh banyaknya data yang bisa disimpan. Besarnya bervariasi, ada yang 1,2 Gigabyte (GB) hingga 80 GB. Adapun jenis – jenis nya sebagai berikut
•ATA
AT Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan piranti penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer. ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Karena diperkenalkannya versi terbaru, dari ATA yang bernama Serial ATA, dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan versi Serial ATA yang baru. Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel maksimal hanya 18 inchi (46 cm). Karena jaraknya pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja. PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer.
•SATA
SATA adalah pengembangan dari ATA. SATA didefinisikan sebagai teknologi yang didesain untuk menggantikan ATA secara total. Adapter dari serial ATA mampu mengakomodasi transfer data dengan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan ATA sederhana. Antarmuka SATA generasi pertama dikenal dengan nama SATA 1. SATA 1 memiliki kecepatan yang hampir sama dengan PATA/133. Versi terbaru SATA memiliki banyak kelebihan, yaitu memiliki kecepatan lebih dan kemampuan untuk melakukan bekerja di lingkungan multitask. Saat ini kecepatan SATA adalah 3GB/s.
•SCSI
SCSI (Small Computer System Interface) adalah standar yang dibuat untuk keperluan transfer data antara komputer dan periferal lainnya. Standar SCSI mendefinisikan perintah-perintah, protokol dan antarmuka elektrik dan optik yang diperlukan. SCSI menawarkan kecepatan transfer data yang paling tinggi diantara standar yang lainnya. Penggunaan SCSI paling banyak terdapat di hard disk dan tape drive, scanner, printer, dan peranti optik (DVD, CD) dan lainnya. Standar SCSI digolongkan sebagai standar yang device independent sehingga bisa diterapkan di semua tipe hardware. Berdasarkan tingkat kecepatan putarannya, hard disk SCSI mampu berputar antara 10.000 s.d. 12.000 rpm.
2.FLOPPY DISK DRIVE
Floppy disk drive adalah alat untuk membaca atau menulis pada sebuah disket. Beberapa tahun lalu, masih banyak orang yang menggunakan floppy disk berukuran 5 1/4 inchi (disket besar), yang menyimpan data sebanyak 700 Kilobyte. Saat ini disket besar sudah digantikan dengan disket kecil yang berukuran (3 1/2 inchi) dengan kapasitas menyimpan data sebesar 1,4 Megabyte. Cara kerja floppy disk hampir sama dengan harddisk. Plat bundar berisi data dalam disket akan diputar oleh motor dalam floopy disk drive. Sebuah magnet akan membaca atau menulis data pada disket.
Jenis – Jenis Floppy Disk
CD ROM DRIVE
Fungsinya adalah untuk membaca data dari sebuah Compact Disc (CD). ROM adalah singkatan dari Read Only Memory yang artinya penyimpan data yang hanya bisa dibaca. Jadi CD-ROM hanya bisa digunakan untuk membaca data, tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Namun saat ini, ada alat serupa yang dapat digunakan untuk menulis/menyimpan data ke sebuah CD. Namanya CD-RW (CD Read and Write atau CD baca dan tulis).Cara kerja CD-ROM maupun CD-RW sama dengan cara kerja harddisk atau floppy disk drive. Bedanya, bagian yang diputar adalah kepingan CD. Alat pembacanya juga bukan head magnet tetapi sinar laser yang berkekuatan kecil. Jenis – jenisnya antara lain:
Fungsinya adalah untuk membaca data dari sebuah Compact Disc (CD). ROM adalah singkatan dari Read Only Memory yang artinya penyimpan data yang hanya bisa dibaca. Jadi CD-ROM hanya bisa digunakan untuk membaca data, tidak dapat digunakan untuk menyimpan data. Namun saat ini, ada alat serupa yang dapat digunakan untuk menulis/menyimpan data ke sebuah CD. Namanya CD-RW (CD Read and Write atau CD baca dan tulis).Cara kerja CD-ROM maupun CD-RW sama dengan cara kerja harddisk atau floppy disk drive. Bedanya, bagian yang diputar adalah kepingan CD. Alat pembacanya juga bukan head magnet tetapi sinar laser yang berkekuatan kecil. Jenis – jenisnya antara lain:
•Laserdisc
Cakram laser (atau Laserdisc, dan disingkat LD) adalah sebuah
piringan optikal berdiameter 11.81 inchi (30 cm) yang terbuat dari
cakram aluminium dua sisi yang dilapisi oleh plastic dan dapat
digunakan pada kedua sisinya untuk menyimpan video atau film dan
dapat diputar kembali dengan laser, dan merupakan media penyimpan
data pada cakram optik komersial pertama. Cakram laser
menyimpannya dalam format analog. Audio dalam cakram laser dapat
disimpan dalam format analog atau digital serta berbagai variasi
format surround sound. Cakram laser PAL mempunyai waktu putar
yang lebih lama dibandingkan dengan cakram berformat NTSC, namun
memiliki opsi audio yang lebih sedikit.
•Compact disc: CD-ROM, CD-RW dan CD-R
Cakram Digital (bahasa Inggris: Compact Disc, disingkat CD), cakram
padat, atau piringan cakram adalah sebuah piringan optikal yang
digunakan untuk menyimpan data secara digital. CD memperoleh
puncak penjualan pada tahun 2000 yaitu mencapai 2.445 juta keping.
Keuntungan yang diperoleh dari CD adalah kualitas suara yang
dihasilkan tidak mungkin sebagus yang ada di kaset, selain itu CD
sangat ringan dan mudah dibawa serta merupakan barang yang sangat
tahan lama. CD menawarkan kapasitas penyimpanan data yang besar
serta kapabilitas produksi. Untuk ukuran CD berdiameter 120mm
dapat memuat audio selama 80 menit atau data sebesar 650-870 MB
•Blu-ray Disc: BD-R dan BD-RE
Cakram Blu-ray (Blu-ray Disc disingkat BD) adalah sebuah
format cakram optik untuk penyimpanan media digital termasuk video
definisi tinggi. Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang
digunakan untuk membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-
ray dapat menyimpan data yang lebih banyak dari format DVD yang
lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu yang dipakai
hanya 405 nm. Cakram Blu-ray dua lapis berkapasitas 50 GB dapat
menampung video definisi tinggi (HD) berdurasi 9 jam atau video
definisi standar (SD) berdurasi 23 jam. Beberapa studio film yang
mendukung format Blu-ray bahkan telah merilis film pada cakram
berkapasitas 50 GB.blue ray. Cakram Blu-ray mirip dengan PDD,
format cakram optik lainnya yang dikembangkan oleh Sony.
•HD DVD, HD DVD-R, HD DVD-RAM
HD DVD (singkatan dari High-Definition DVD) adalah sebuah format cakram optik berkepadatan tinggi yang didisain untuk menyimpan data termasuk video definisi tinggi. Cakram HD DVD dirancang untuk menggantikan format DVD. HD DVD dapat menampung data sebanyak tiga kali data yang ditampung DVD (15 GB per lapis berbanding 4,7 GB). Standar HD DVD dikembangkan oleh Toshiba dan NEC. Pada 19 November 2003, DVD Forum turut mendukung HD DVD sebagai penerus standar definisi tinggi. Pada pertemuan tersebut disepakati untuk menggunakan nama HD DVD.
•UDO
Sebuah cakram ultra density optical atau Udo adalah 133,35 mm (5,25 ") ISO kartrid cakram optik yang dapat menyimpan hingga 30 GB data. Menggunakan teknologi Fase Perubahan dikombinasikan dengan laser ungu biru. Disc UDO/UDO2 dapat menyimpan data secara substansial lebih dari disc magneto-optik atau MO, karena panjang gelombang lebih pendek (405 nm) dari laser biru-violet dipekerjakan MO menggunakan panjang gelombang 650 nm laser merah. Karena lebar balok yang lebih pendek ketika membakar ke disk dari-merahlaser untuk MO, laser biru-violet lebih memungkinkan informasi untuk disimpan digital dalam jumlah ruang yang sama.
•UMD
Universal Media Disc (UMD) adalah sebuah media cakram optik yang dikembangkan oleh Sony untuk penggunaan PSP. UMD ini bisa menyimpan data sampai sebesar 1.8 GB, yang bisa termasuk permainan video, film, musik, atau kombinasinya.
•Mini disc
Sebuah MiniDisc (MD) adalah magneto-optik disk berbasisp erangkat penyimpanan data awalnya ditujukan untuk penyimpanan hingga 74 menit dan, kemudian 80 menit, audio digital. Format musik yang awalnya hanya berdasarkan kompresi data ATRAC audio, tetapi pilihan rekaman PCM linear kemudian diperkenalkan untuk mencapai kualitas audio sebanding dengan compact disc. MiniDiscs sangat populer di Jepang.
•3D optical data storage
3D optical data storage adalah istilah yang diberikan untuk setiap bentuk penyimpanan data optik di mana informasi dapat direkam dan/atau membaca dengan tiga resolusi dimensi. Inovasi ini memiliki potensi untuk memberikan tingkat byte penyimpanan massal-pada DVD-ukuran disk. Tidak ada produk komersial yang berbasis pada penyimpanan data 3D optik belum tiba di pasar massal.
•Holographic Data Storage
Holographic Data Storage adalah teknologi pengganti potensial di daerah tinggi-kapasitas penyimpanan data. Penyimpanan data hologram mengatasi keterbatasan ini dengan merekam informasi seluruh volume medium dan mampu merekam beberapa gambar di daerah yang sama menggunakan cahaya dengan sudut yang berbeda. Selain itu, saat magnetik dan optik penyimpanan data mencatat informasi sedikit pada waktu secara linear, penyimpanan holografik mampu merekam dan membaca jutaan bit secara paralel, memungkinkan kecepatan transfer data lebih besar daripada yang dicapai oleh penyimpanan optik tradisional.
•DVD (Digital versatile disc)
DVD adalah penyimpanan optical disc format media, diciptakan dan dikembangkan oleh Philips, Sony, Toshiba, dan Panasonic pada tahun 1995. DVD menawarkan kapasitas penyimpanan yang lebih tinggi dari CD. DVD terdiri dari berbagai macam. DVD-ROM, data hanya dapat dibaca dan tidak ditulis atau terhapus. DVD recordable kosong (DVD-R dan DVD + R) dapat direkam sekali menggunakan perekam DVD dan kemudian berfungsi sebagai DVD-ROM. DVD rewritable (DVD-RW,DVD + RW, dan DVD-RAM) dapat direkam dan dihapus beberapa kali. DVD yang digunakan dalam DVD-Video format video konsumen digital dan di DVD-Audio format audio digital konsumen, serta untuk cakram AVCHD authoring.
4.Prosesor
Inilah Brain (otaknya) komputer. Prosesor berfungsi untuk memproses semua perhitungan yang harus dilakukan oleh komputer. Kekuatan prosesor diukur dari frekuensinya, seperti 550 MHz sampai saat ini sudah ada yang mencapai 1,4 GHz. Jika komputer dihidupkan, maka prosesor akan langsung bekerja dan cepat naik suhunya. Oleh karena itu setiap prosesor saat ini sudah dilengkapi dengan besi penyalur panas (heat sink) dan kipas pendingin. Saat ini prosesor yang banyak digunakan adalah Intel, AMD dan IBM. Jenis – jenis nya antara lain sebagai berikut:
Prescott/Pentium 4
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan multiaplikasi dan gaming.
Merupakan generasi pertama Pentium 4 yang memiliki 1 MB L2 cache dan memiliki kecepatan 3,8 GHz. Namun, pada processor ini memiliki kendala yang cukup signifikan, yaitu memiliki panas yang cukup tinggi. Dan processor ini belum mendukung operating system dan aplikasi 64-bit. Segi baiknya, processor ini memang memiliki kinerja yang baik untuk menunjang kebutuhan multiaplikasi dan gaming.
Pentium 4 Extreme Edition
Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz dan juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.
Merupakan jajaran processor premium dari Intel, untuk CPU desktop PC. Yang terbaru juga telah menggunakan socket LGA 775 dan berjalan di atas 3,46 GHz dengan fitur 512 K L2 cache ditambah dengan 2 MB L3 cache dan FSB sebesar 1066 MHz dan juga tersedia dalam versi 64-bit CPU.
- AMD Athlon 64
Processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel,yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan memiliki teknologi memory dual-channel. Harga socket 75 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache 1 MB, dan kecepatan mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.
Processor ini memiliki dua versi. Versi yang pertama yang masih menggunakan memory single-channel,yaitu Athlon 64 yang menggunakan socket 75. Sedangkan yang kedua menggunakan socket 939 dan memiliki teknologi memory dual-channel. Harga socket 75 memiliki harga yang lebih murah dibanding 939. Keduanya memiliki L2 cache 1 MB, dan kecepatan mulai dari 2,4 GHz sampai dengan 3,0 GHz.
Pentium D
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz,dengan L2 cache yang dimilikinya 2×1 Mb. Dengan dual-core, mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini dilengkapi EMT64T yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.
Keluarga CPU Intel yang memiliki arsitektur dual-core. Beberapa seri yang sudah tersedia, di antaranya Pentium D 840, 830, dan 820 yang memiliki clock dari 2,80 sampai 3,20 GHz dengan FSB 800 MHz,dengan L2 cache yang dimilikinya 2×1 Mb. Dengan dual-core, mampu melakukan pemrosesan data dengan waktu yang lebih singkat. Selain itu, processor ini dilengkapi EMT64T yang mendukung operating system dan aplikasi 64-bit.
AMD Athlon 64 FX
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.
Processor ini merupakan processor yang paling tepat untuk menunjang para gamer, karena selain dilengkapi dengan L2 cache sebesar 1 MB dengan kecepatan terendah yang ditawarkan sebesar 2,6 GHz. Pada processor keluaran AMD baik Athlon 64 ataupun Athlon 64 FX sudah mendukung aplikasi dan operating system 64-bit. Dan kini AMD telah mengeluarkan processor dualcore, yaitu AMD Athlon 64 X2, masih menggunakan socket 939.
5.Memori
Memori dikenal juga dengan sebutan RAM (Random Acces Memory). Gunanya adalah untuk penyimpanan data sementara sewaktu digunakan oleh prosesor. Kecepatan membaca data RAM ini lebih cepat jika dibandingkan dengan Harddisk Memori akses acak (bahasa Inggris: Random access memory/RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Pertama kali dikenal pada tahun 60'an. Biasanya RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory/ROM), RAM biasanya digunakan untuk penyimpanan primer dalam komputer untuk digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang. Jenis-jenisnya antara lain adalah:
•SIPP
SIPP itu terdiri dari sebuah papan sirkuit kecil yang terpasang pada sejumlah chip memori. Ini memiliki 30 pin di sepanjang salah satu tepi yang dikawinkan dengan pencocokan lubang di motherboard komputer. Jenis memori yang digunakan di 80286 dan beberapa sistem 80386. Ia kemudian digantikan oleh SIMM, yang terbukti lebih mudah untuk menginstal.
•SIMM
SIMM, or single in-line memory module, adalah jenis modul memori yang berisi memori akses acak yang digunakan dalam komputer dari awal 1980-an ke 1990-an. Varian pertama dari SIMM memiliki 30 pin dan menyediakan 9 bit data. Mereka digunakan di Macintosh Plus, Macintosh II, Quadra, Atari STE dan Wang VS sistem. Varian kedua dari SIMM memiliki 72 pin dan menyediakan 32 bit data. Ini muncul pertama pada Pentium, Pentium Pro dan Pentium II. Pada tahun 90an, 72-pin SIMM telah menggantikan 30-pin SIMM.
•DIMM
DIMM or dual in-line memory module, terdiri dari serangkaian sirkuit yang dinamis random access memory terintegrasi. Modul ini terpasang pada papan sirkuit cetak dan dirancang untuk digunakan di komputer pribadi, workstation dan server. DIMM mulai menggantikan SIMM sebagai jenis utama dari modul memori sebagai Intel Pentium P5 berbasis prosesor mulai meraih pangsa pasar. Perbedaan utama antara SIMM dan DIMM adalah bahwa DIMM memiliki kontak listrik yang terpisah pada setiap sisi modul, sedangkan kontak pada SIMM pada kedua belah pihak berlebihan. Perbedaan lain adalah bahwa standar SIMM memiliki jalur 32-bit data, sementara DIMM standar memiliki jalur 64-bit data
6.VGA CARD
Kartu VGA (Video Graphic Adapter) adalah sebuah kartu video, video adapter, kartu grafis akselerator, display adapter, atau kartu grafis yang berguna untuk menerjemahkan output (keluaran) komputer ke monitor. Untuk menggambar / design graphic ataupun untuk bermain game, kita perlu VGA yang tinggi kekuatannya. Saat ini ada VGA dengan memori 16, 32 hingga 128 Megabyte. Jenisnya yang terkenal adalah GeForce. Kebanyakan video card menawarkan fungsi tambahan, seperti rendering dipercepat adegan 3D dan grafis 2D, video capture, TVtuner-adaptor, dll. Kartu lain berkinerja tinggi modern video dapat digunakan untuk game PC. Sebuah kartu grafis yang berdedikasi di sisi lain memiliki RAM sendiri dan Prosesor khusus untuk pemrosesan gambar video, dan dengan demikian offload bekerja dari RAM CPU ke sistem. Jenis-jenisnya antara lain:
·VGA PCI
VGA PCI, vga card ini bisa digunakan dengan memasang pada slot VGA, VGA jenis ini sudah jarang sekali digunakan, karena keterbatasan fitur, ciri-cirinya adalah bagian slot-nya pada bagian depan terdapat coakan, dan jenis pin-nya lurus secara vertikal.
·VGA AGP
Peningkatan yang signifikan terhadap transfer data dari memory, CPU ke peralatan display, sehingga dibuatkan slot AGP untuk memasang VGA kenis AGP. VGA AGP diluncurkan berdasarkan nilai voltase yang digunakan, yaitu agp 1x dan 2x dengan voltase 3.3 v, 4x dan 8x 1,5 volt, yang terakhir yang muncul adalah jenis pro dan pro universal dengan kemampuan 3.3 dan 1,5 volt. Ciri-ciri VGA ini adalah bentuk pin-nya yang vertikal dengan bentuk mirip formasi sarang lebah.
•VGA PCI EXPRESS
VGA PCI Express, perkembangan slot pci selanjutnya memiliki kemampuan yang luar biasa, dengan nama PCI Express, dirancang untuk memasang peralatan-peralatan mutakhir, 2 versi slot PCI Express yang terkenal adalah PCI Express 1 x dan 16 x, PCI Express 16 x digunakan khusus untuk memasang vga jenis PCI Express, dan 1x untuk keperluan memasang peralatan-peralatan tambahan. Ciri fisik vga jenis pci express adalah dengan melihat bentuknya yang memiliki bentuk kebalikan dari PCI biasa.
7.Kartu Suara (Sound Card)
Kartu Suara (sound card) adalah kartu ekspansi komputer internal yang memfasilitasi perangkat ini berguna untuk mengeluarkan suara. Suaranya bisa stereo, surround bahkan suara 3 dimensi, sehingga kita seolah-olah berada ditempat kejadian. Kita perlu menghubungkan speaker dengan soundcard yang telah terpasang dengan sebuah kabel yang disambung langsung ke soundcard. Khas menggunakan kartu suara termasuk memberikan komponen audio untuk aplikasi multimedia seperti komposisi musik, mengedit video atau audio proyeksi, presentasi, pendidikan dan hiburan (game) dan video. Jenis – jenis sound card ada 3, yaitu Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard komputer. Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI. Terakhir Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB.
8.Motherboard
Motherboard atau disebut juga dengan Papan Induk yang berfungsi untuk tempat semua alat utama CPU. Bentuk motherboard seperti sebuah papan sirkuit elektronik. Motherboard merupakan tempat berlalu lalangnya data. Motherboard menghubungkan semua peralatan komputer dan membuatnya bekerja sama sehingga komputer berjalan dengan lancar, konektor sebagai penghubung akses masing-masing perangkat. Secara prinsip, sebuah motherboard terdiri atas beberapa bagian yakni system CPU (prosesor), sirkuit clock/timing, Ram, Cache, ROM BIOS, I/O port seperti port serial, port pararel, slot ekspansi, port IDE.
9.Power Supply
Sebuah catu daya adalah perangkat yang memasok energi listrik ke satu atau lebih beban listrik. Sebuah catu daya diatur adalah salah satu yang mengontrol tegangan output atau saat ini untuk nilai tertentu, nilai dikendalikan mengadakan hampir konstan, meskipun variasi baik dalam arus beban atau tegangan yang diberikan oleh sumber energi listrik itu. Setiap power supply harus memperoleh energi itu pasokan ke beban, serta setiap energi yang dikonsumsinya ketika melakukan tugas itu, dari sumber energi. Sebuah catu daya dapat diimplementasikan sebagai perangkat, diskrit yang berdiri sendiri atau sebagai perangkat terpisahkan yang didesain untuk beban. Jenis power supply ada dua yaitu XT dan AT. Jenis XT digunakan untuk mainboard Pentium I, II,dan III meskipun mainboard pada Pentium III ada yang sudah menggunakan power supply jenis AT, tergantung dari jenis mainboard yang kita gunakan. Jenis AT digunakan untuk mainboard Pentium III, IV, dan V (core2duo).
CARA MERAKIT KOMPUTER
1.Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.
1) Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
2) Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
3) Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
4) Turunkan kembali tuas pengunci.
Jenis Slot
1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak.Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink. Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas. Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul. Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut:
Jenis SIMM
1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis
mengunci modul.
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan.
1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu
2. Masukkan modul ke slot.
3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
5.Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff).
Cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
6.Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
2. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel- kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
7.Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard
6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard.
7. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard
(konektor primary dipakai lebih dulu)
5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper
keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk
menghubungkan dua drive tambahan.
8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
9.Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:
1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
2. Pasang sekerup penahan card ke casing
3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
10.Penyelessaian Akhir
1. Pasang penutup casing dengan menggeser
2. Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
3. Pasang konektor monitor ke port video card.
4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau port serial (tergantung jenis mouse).
6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan
microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.





No comments:
Post a Comment